Diambil dari Multiplykuw niyy….
‘22092008′
Hampir tertidur aku kemarin siang melihat acara2 tv yang tidak menarik. Selalu gossip saja yang terlihat, lama lama hanya gossip dan kekerasan saja yg menarik untuk dijadikan berita di Indonesia ini. Namun saat aku melihat 1 berita yang bisa dibilang mengerikan dan memiriskan (kalau memang ada bahasa ini), yaitu kejadian Pembagian Zakat di Pasuruan Jawa Timur oleh Hj. Zaiton seorang pengusaha burung walet yg akhirnya berujung maut, terang saya tersentak. Kemarin sempat melihat sekilas beritanya, namun saat dibahas di Metro TV, benar2 sedih saya dibuatnya. 21 org meninggal dunia, dan banyak yg pingsan dan patah tulang, semuanya wanita. Fyuuuhhh….berita ini cukup membuat saya menghela nafas berat, hanya demi uang 30 ribu rupiah, sebegitu banyaknya org yg rela mengantri, berdesak2 an berebutan, bahkan saling sikut untuk uang yang saat ini sepertinya nilainya tidak membuat mereka bisa membeli bahan makan untuk jangka waktu yg lama, mungkin untuk makan seharipun nilai itu tidak cukup untuk 1 keluarga. Sebegitu parahnyakah keadaan bangsa ini sehingga nyawa bisa ditukar oleh 30 ribu rupiah???
Siapa atau apakah yang harus disalahkan dalam hal ini? Si pembagi zakat kah yg td nya hanya ingin membagikan rezeki namun tidak di siapkan dengan keamanaan yg cukup sehingga menjadi ricuh? Atau bangsa ini sudah di biasakan dengan merubahnya budaya memberi menjadi meminta? Atau keadaan ekonomi yg mengharuskan para wanita itu rela berdesakkan, bahkan terhimpit dipagar besi untuk ini? Sebegitu buruknyakah bangsa ini?
QS [9.60] Sesungguhnya sedekah-sedekah (zakat) itu hanyalah untuk orang-orang fakir, dan orang-orang miskin, dan amil-amil yang mengurusnya, dan orang-orang muallaf yang dijinakkan hatinya, dan untuk hamba-hamba yang hendak memerdekakan dirinya, dan orang-orang yang berhutang, dan untuk (dibelanjakan pada) jalan Allah, dan orang-orang musafir (yang keputusan) dalam perjalanan. (Ketetapan hukum yang demikian itu ialah) sebagai satu ketetapan (yang datangnya) dari Allah. Dan (ingatlah) Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana.
Saya pun menjadi berfikir, setidaknya jika tidak bisa atau tidak cukup menyalahkan 1 pihak saja dalam masalah ini, biarlah kita introspeksi diri kita masing2. Sudah benarkah niat kita untuk memberi? Sudah benarkah cara kita untuk megasihani? Sudah benarkah cara kita untuk berbagi?
Bencana atau musibah pada hakikatnya adalah cobaan dan ujian dari Allah kepada manusia. Hampir tak ada manusia yang terbebas dari ujian itu. Di antara kita mungkin ada yang mengira bahwa kematian tak akan segera menghampirinya. Mereka berpikir demikian, karena badannya yg sehat, kekayaan melimpah, dan punya kekuasaan (jabatan). Padahal kematian acap kali lewat di sekitarnya, entah itu teman, kenalan, kerabat, tetangga atau orang lain yang kematiannya dimuat lewat berita duka media massa. Namun semua itu dianggapnya sepi. Mereka pun segera kembali mengasyiki dunianya. Yang demikian ini karena mereka tak menyadari bahwa hidup ini seperti menumpang kapal. Berapa pun lamanya ia mengarungi samudara dan lautan, suatu ketika kapal pasti akan bersandar di dermaga dan ia pun harus turun.
Allah mendidik hati hamba-Nya dengan musibah, agar terpacu kadar ketakwaan kepada-Nya. Musibah itu bisa saja menimpa diri kita, saudara kita, tetangga kita, dan lainnya. Dan bila musibah itu menimpa orang lain, maka apakah kita mau mengulurkan tangan untuk membantu saudara-saudara kita atau tidak? Mungkin itu merupakan ujian bagi kita, barometer buat mengukur ketakwaan dan keimanan kita.
Masih miris dg kenyataan, Inikah Kita??
September 25, 2008 at 8:25 am
sungguh tragis.
September 27, 2008 at 11:16 pm
mommy saya tidak bìsa berkata-kata tentang ini, saya juga sedih mommy. oya mommy saya mau koreksi nih, pasuruan it d jawa timur bukan jawa tengah, jangan keliru lg ya mommy. Semangat terus ya mommy.
October 12, 2008 at 5:23 pm
Memang mengerikan kejadiannya. Semoga tidak terulang lagi.
October 23, 2008 at 8:38 am
Hehehe mo koment kok ya too late banged ya
OOT aja ahhh
numpang promo hihihi
November 10, 2008 at 10:47 am
wahh……….. hati-hati dong,,, gak jelas tu,………… salam kenal
http://212baca.wordpress.com/منيِّ-ليس-منك/
jangan lupa mampir ke gubugku sing paling uapik DW;
heee…………
January 23, 2009 at 6:21 am
Huh .. tragis sekaLi …
sLm knaL yah Mommy
February 26, 2009 at 10:36 am
Koq belum nambah postingnya? Yg punya blog lg kemana nih?!
May 18, 2009 at 12:38 pm
malam sahabat
pa cabar?
semangat dong ok
salam hangat selalu