Dia
adalah niagara yang menumpahkan air dalam kerapuhan mimpimimpi ku
membangkitkan aku dari ranjang tua ketakutanketakutan
pantai pasir putih yang tersengat bulan
menjadi saksi bisu dalam satu pualam putih
ingin rasanya ku hempaskan hatiku dalam satu rentangan tanganmu
ingin rasanya ku biarkan liar nafasmu melumat jiwaku
ingin ku berteriak di dalam hangatnya bibirmu
namun tak cukup hanya itu untuk mengawali kebahagiaan
tiada kutahu kapan kutelah menyayangimu
tiada perlu kau tahu isi hati ini
karena tak ada kewajiban untukmu membalasnya
Dari pertemuan waktu yang kutinggalkan saat itu
bolehkah aku katakan rindu
karena wujudmu kini hanya sesosok bayang-bayang terbang malam
nalarku mati saat meninggalkanmu
hanya ambang bimbang yang menemaniku kini
kemarin aku bertemu malam, dia bertanya kemana dirimu
hilang bersama bintang jawabku…
*puisi bukan untuk siapa-siapa*
June 11, 2008 at 10:17 am
fyyuuhhh…bisa juga gue nulis puisi
tolong kritikan yg membangunnya ya teman teman
June 11, 2008 at 10:29 am
Saya suka kalimat pertama, metafora yang bagus
Niagara, *asal jangan kelelep, moms*
June 12, 2008 at 2:30 am
Heheh.. pengen ikutan ngnilai, tapi v nya jg “buta puisi”. Sementara ini v ngnilai nya cuma pake rasa aja… trus v rasa, puisi ini rasanya eucalyptus… mint, dingin… palagi ya….?
June 12, 2008 at 3:36 am
Ada sedikit harapan skeptis, ada keindahan dibalik kata *hilang bersama bintang*.
mungkin segitu dulu… nuwuun monggoo.
June 12, 2008 at 5:14 am
masa sih bukan untuk siapa2??
Pasti ada yang terlintas saat menulis ini …
Hayooo ngaku …
June 12, 2008 at 6:41 am
wooyy…minta nya Kritikan Yang Membangun yaaaa, jgn jadiin blog gue Infotainment gak penteng
hueheehe
Actually ini inspirasi nya abis dengerin lagunya D’Masiv…kyakakakk cetek amat inspirasinya yahh
June 12, 2008 at 8:59 am
Bagus juga belajar nulisnya, oom nilai delapan koma lima aja ya.he..he..
———————————————————————
Waks!!! gede amat om nilainya!! Nuhun atuh hihihihi….
June 13, 2008 at 7:56 am
so mommy.. ck ck ck
gak nyangka gw puisinya bagus euyyyyyyy
June 14, 2008 at 6:41 pm
da bagus si menurut saya yg ga bisa berpuitis
btw judulnya apa tante? Dia?
———————————————————————————————
Jah!!! Manggil Tante dia…sekali lg manggil bgitu gue blacklist luuu
Judulnya “Aku, Dia dan Dirinya” (baru nemu setelah baca komeng lu
)
June 22, 2008 at 3:21 am
aduh kebetulan gi cari puisi eh ternyata puisi
nya bagus nih saya jadi terharu membacanya slam
———————————————————————————————–
ya ampyuunnn masa sihh sampe terharu…dibanding tulisan mu, blog kuw gak ada apa2 nya hiks…
makasih yaaa……
June 23, 2008 at 7:05 am
ntar aku juga belajar ach…………
lam kenal tante
————————————————————————————————-
iiiiiiiiiiiiiiiiyyyyyyyyyyy ini yg manggil tante tante tolong menyingkirrrr….mau gue sapuuu…husshh hussshhh
June 23, 2008 at 4:15 pm
bagus, indah dan….
June 28, 2008 at 1:43 am
mommy…gak nyangka deh bisa bikin puisi.:d