Allah Yang Maha Pemurah, terimakasih Engkau telah menciptakan dia dan mempertemukan saya dengannya.
Rinduku adalah nyanyian yang tak mampu menembus dalamnya samudra
ajari aku tentang lagu itu sayang
agar aku dapat menari bersama bintang-bintang yang terhampar di langit luas
agar aku dapat bernyanyi bersama taburan kunang-kunang senja yang bersinar
dan ajari aku tentang lagu itu
agar aku dapat kuat menghadapi hidup ketika kau tak ada di sisiku
agar aku dapat mengerti alasan yang tepat mengapa aku mencintaimu…
Namun malam itu
rintik-rintik hujan di luar jendela bertepuk dihadapan ku
hawa dingin merasuk tulangku
awal indah yang kubisikkan di rasa dan sanubarimu
menjadi akhir yang menghancurkan duniaku
tiada bayang yang terlihat
tiada asa yang kukecap
setelah itu kita kehilangan bentuk
berselimut awan hitam
betapa cemburu hatiku, sayang
melihat kau akan bersanding dengannya
maafkan aku sayang aku tak kuasa menahannya
betapa waktu itu aku ingin masih terus berharap
untuk memilikimu
tetapi tidaklah semudah itu keadaannya
kita begitu berbeda
kau dan aku tidak akan bisa menyatukan kehidupan kita
begitu terlarangkah cinta kita?
Terimakasih untuk saat-saat indah yang kita nikmati bersama.
terimakasih untuk setiap pertemuan yang kita lalui bersama.
terimakasih untuk setiap saat-saat manis yang kita lewati
biarkan diriku merindukan kehadiran mu
biarkan diriku melabuhkan hati di hati mu
jangan kikis pesona mu dari pelupuk mata ku
dan tanamlah terus di relung hati ku
biarkan hanya dinding dinding hati ku yang melukis bayang mu
tidak perlu dirimu yang menggapai mimpi mimpiku
Hilang Mencari…
Hilang Bertepi…
Hilang Dua Sisi…
Jadilah kehendak-Mu dan bukan kehendak saya yang jadi dalam setiap bagian hidup saya, yaa Allah.
Amin…